Posted by: fitri yatima | July 2, 2008

Diary Pejuang

Pejuang
Di sini mulanya
kau ukirkan setia sebuah lakaran
pada beberapa cebisan
batu-batan kerikil jalanan
tentang kisah-kisah perjuangan

Bermula dari lakaran persetian itu
Kau tidak punya secebis masa
untuk alpa bersantai leka

Pejuang
diarymu itu masih terselit
pada sebongkah janji

Kalimahmu bagai berselingkit dalam cahaya
sambil mengejar sinar lilin kebenaran
yang kian padam

Pejuang
Sisa air kekuatan itu
di dalam tempayan waktu
masih bisa kau ceduk
dengan secawan usahamu
yang mengundang sejuta warna
kesabaran ampuh
dalam menobat
rantaian perjuangan itu

Lantas kau semadikan
dalam saku ingatan anak-anak watan
agar nanti pasti berkesinambungan
episode-episode perjuangan
yang pernah dilakarkan

Kau masih menanti akhirnya
yang mungkin bukan pasti kau temuinya

Kau cuma ibarat mata-mata rantai
penyambung warisan para pejuang sebelummu
dengan membimbit diari yang sama

Nukilan
Akhi Masrawi
Daur Mayu 27/02


Leave a response

Your response:

Categories